MOST RECENT

Siapa Bank Terbaik Menurut Survei?


BNI dinilai sebagai bank yang mengalami peningkatan layanan paling pesat setahun ini.
Lembaga riset Marketing Research Indonesia (MRI) yang bekerjasama dengan Majalah Infobank menganugrahkan sejumlah penghargaan di industri perbankan. Bank Mandiri mendapatkan predikat bank terbaik dalam pelayanan perbankan selama empat tahun berturut-turut.

Dalam keterangan pers yang diterbitkan, Bank Mandiri mencatat nilai rata-rata 91,23 persen dalam survei yang dilakukan MRI dan majalah Infobank di Jakarta, Denpasar, Lampung, Makassar, dan Malang. Bank Mandiri menjadi yang pertama menembus level 90 persen dalam 15 tahun penyelenggaraan BSEM.

Selain itu, Bank Mandiri juga menyabet predikat The Most Consistent Bank untuk kedua kalinya. Penghargaan ini menjadikan Bank Mandiri sebagai bank yang berhasil menjadikan service excellence sebagai bagian dari budaya perusahaan yang diterapkan secara konsisten dan berkelanjutan

Menurut survey yang menggunakan metode mystery shopper ini, Bank Mandiri membukukan skor terbaik untuk lima kategori dari 12 jenis pelayanan yang dinilai. Kelima kategori tersebut yaitu kategori customer service terbaik yaitu 83,68 persen, fasilitas banking hall terlengkap (100 persen), kenyamanan ruangan (100 persen), layanan auto-answer phone banking (99,81 persen), dan layanan internet banking (100 persen).

Dalam metode mystery shopper ini, seorang shopper bertindak sebagai nasabah dan berinteraksi melalui berbagai transaksi seperti, membuka rekening tabungan, meminta informasi produk, dan mengajukan komplain  mengenai transaksinya.

Sementara PT Bank Negara Indonesia Tbk dinobatkan sebagai The Rising Star Banking Service Excellence 2011. BNI dinilai sebagai bank yang mengalami peningkatan kualitas layanan paling pesat selama setahun terakhir.

Penilaian kualitas layanan meliputi beberapa komponen penilaian, yaitu satpam, customer service, teller, peralatan banking hall, kenyamanan ruangan, toilet, ATM, telepon, phone banking officer, phone banking mesin, SMS banking, dan internet banking.

BNI juga meraih penghargaan bank dengan performa ATM terbaik dibanding 10 bank besar lainnya. Peringkat performa ATM BNI melesat dari peringkat 9 pada tahun lalu menjadi peringkat 1 pada tahun ini. Prestasi ini diraih sebagai hasil kebijakan perusahaan yang mewajibkan semua pegawai untuk peduli dengan layanan ATM BNI terdekat di manapun berada.

Selain itu, BNI juga memperoleh penghargaan sebagai bank dengan kenyamanan ruangan banking hall terbaik. Untuk kategori ini, Peringkat BNI naik dari peringkat 10 pada tahun 2010 menjadi peringkat 1 pada tahun ini. (eh)• VIVAnews

12.03 | Posted in , | Read More »

Rupiah Masih Lemas


Pergerakan nilai tukar mata uang rupiah terhadap dollar AS di pasar spot antarbank Jakarta Jumat (17/6/2011)  pagi melemah tujuh poin ke posisi Rp 8.585 dibanding posisi terakhir Rp 8.578.

Pengamat pasar uang Samuel Sekuritas Lana Soelistianingsih di Jakarta, Jumat mengatakan, nilai tukar rupiah mengalami depresiasi tajam pada perdagangan hari sebelumnya mengikuti sentimen negatif pasar global terkait kemungkinan gagal bayar utang Yunani. "Mata uang Asia lainnya juga mengalami depresiasi terhadap dollar AS, pasar masih relatif sensitif dengan berbagai isu global," katanya.

Ia mengatakan, untuk minggu ke tiga Juni ini diperkirakan rupiah masih belum cukup kuat menembus di bawah level Rp 8.500 per dollar AS. Meski demikian, di tengah ketidakpastian ekonomi global terutama pelemahan ekonomi di negara-negara maju, aliran modal asing masih akan masuk ke Indonesia.

Ia mengatakan, setelah sempat mengalami pelemahan cukup tajam, sentimen pasar global sedikit tertolong dengan membaiknya indeks di pasar AS semalam, kemungkinan mata uang rupiah dapat kembali menguat.

Sektor perbankan yang membukukan laba bersih per April 2011  sebesar Rp 23,94 triliun atau tumbuh 23 persen yoy dibanding periode yang sama tahun sebelumnya dapat menjadi sentimen positif. Pertumbuhan ini didorong dengan pertumbuhan ekspansi kredit terutama oleh empat bank pemerintah yaitu Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Negara Indonesia (BNI) dan Bank Tabungan Negara (BTN).

Sumber : Kompas

23.16 | Posted in , , | Read More »

Kalau Harga Tanah Gila-gilaan Siapa Mau Beli?


Kenaikan harga tertinggi properti belakangan ini terjadi pada properti komersial, sementara untuk hunian atau perumahan, terjadi kenaikan harga sekitar 15%. Kondisi ini dimanfaatkan pengembang dengan meluncurkan produk-produk baru.

Seperti yang terjadi di Vietnam, karena harga tanah gila-gilaan, tidak ada yang mau beli.
-- Anton Sitorus

Olivia Surodjo, Sekretaris Perusahana PT Metropolitan Land Tbk (Metland), membenarkan harga rumah yang mereka kembangkan naik 30%. Perumahan Metland di Cileungsi, misalnya, dilego seharga Rp 80 juta hingga Rp 200 juta per unit.

"Padahal, awal tahun masih ada yang Rp 60 juta per unit," ujarnya.
Kenaikan harga tersebut, papar Olivia, didorong oleh kenaikan harga tanah. Di kawasan tersebut, harga tanah segmen menengah ke bawah non-subsidi dibanderol sekitar Rp 900.000 per meter persegi (m²). Sedangkan untuk tanah bersubsidi dijual seharga Rp 600.000 per m².

Sebelumnya, Ketua Umum Real Estate Indonesia (REI) Setyo Maharso mengatakan, peningkatan harga properti ini terutama karena perekonomian membaik. Para pengembang kini bisa senyum sumringah dengan pertumbuhan ekonomi yang membuat permintaan properti saat ini membludak karena harga properti naik sekitar 30% sepanjang Januari hingga Mei tahun ini.

"Daya beli bagus. Sebagai gambaran, orang yang sebelumnya mampu Rp 50 juta akan mencari yang Rp 100 juta," kata Setyo di Jakarta, Kamis (16/6/2011) kemarin.
Siapa mau beli?

Sementara itu, kenaikan harga tanah juga terjadi di kelas menengah non-kluster. Bila di awal tahun tanah di lokasi ini dijual seharga Rp 1,7 juta per m², kini harganya sudah melesat 17,6% menjadi Rp 2 juta per m².

"Kenaikan harga ini juga terjadi di Ujung Menteng, Cakung," lanjut Olivia.
Pada awal tahun ini, rumah di kawasan tersebut dijual seharga Rp 480 juta per unit. Kini, harga rumah tersebut sudah lebih mahal 25% menjadi Rp 600 juta, bahkan ada yang sampai Rp 1,2 miliar per unit.

Dus, sepanjang Januari-Mei 2011, Metland sudah berhasil menghimpun penjualan sekitar Rp 209,8 miliar. Pencapaian ini melesat 79% dibandingkan penjualannya di periode sama tahun lalu yang senilai Rp 117,2 miliar.

Senada penuturan Olivia, Johannes Mardjuki, Presiden Direktur PT Summarecon Agung Tbk, mengatakan, harga properti yang mereka kembangkan naik 20%-25%. Harga rumah di Kelapa Gading naik dari Rp 1,7 miliar menjadi Rp 2 miliar per unit. Sementara rumah di Serpong saat ini dijual seharga Rp 700 juta-Rp 1,5 miliar per unit. Adapun rumah di Bekasi dibanderol seharga Rp 600 juta-Rp 1 miliar per unit.

"Melihat kondisi ini, kami mengatur supaya pasokan tidak terlalu membeludak," kata Johannes.
Namun, meskipun pengembang senang, Anton Sitorus, Kepala Riset Jones Lang LaSalle, punya pandangan berbeda. Menurutnya, kenaikan harga properti yang terus-menerus tidak bagus untuk jangka panjang.

"Seperti yang terjadi di Vietnam, karena harga tanah gila-gilaan, tidak ada yang mau beli," tutur Anton. (Maria Rosita)

sumber : kompas

22.39 | Posted in , | Read More »

Tiga Negara Siap Gantikan Sapi Australia


Negara Brasil dan Kanada sanggup memenuhi berapa pun kebutuhan sapi bakalan, sapi bibit, dan daging sapi ke Indonesia sepanjang kebijakan di Indonesia mendukung. Adapun Selandia Baru sanggup memasok sapi bibit dan daging sapi. Hal itu diungkapkan Kepala Badan Karantina Pertanian sekaligus Ketua Tim Pengendalian Ketersediaan Protein Hewani Nasional Banun Harpini, Rabu (15/6/2011) di Jakarta.

Banun mengatakan hal tersebut setelah melakukan pertemuan dengan tiga atase pertanian dari Brasil, Kanada, dan Selandia Baru. Menurut jadwal, ada enam atase pertanian yang diundang, yakni Meksiko, Irlandia, Uruguay, Selandia Baru, Kanada, dan Brasil. Namun, tiga negara yang pertama tidak memenuhi undangan.

Badan Karantina Pertanian mengundang perwakilan negara-negara itu dalam rangka untuk mengetahui status penyakit dari negara-negara tersebut, status keamanan pangan, sanitary and phytosanitary, tata cara pemantauan dan surveilan, serta populasi ternak sapi dan kemampuan ekspor sapi bakalan, sapi betina, dan daging sapi.

"Kami mengundang mereka dalam rangka menggali alternatif sumber pasokan sapi bakalan, sapi bibit, dan daging sapi, sebagai bentuk antisipasi terkait isu penghentian ekspor sapi bakalan dari Australia," kata Banun.

Seperti diberitakan, Australia secara mengejutkan menghentikan impor sapi bakalan ke Indonesia. Pertemuan juga membahas kemungkinan mendatangkan sumber pasokan sapi dan daging sapi dari negara yang berstatus bebas penyakit mulut dan kuku berbasis zona.
Kepala Pusat Karantina Hewan dan Keamanan Hayati Hewani Badan Karantina Pertanian Kemtan Sudjarwanto mengatakan, pertemuan tersebut menjadi penyempurnaan bahan bagi perumusan strategi nasional pemenuhan daging sapi dalam jangka pendek, menengah, dan panjang. "Karantina pulau sebagai salah satu alternatif kebijakan jangka menengah dan panjang," ujarnya.

Dari pertemuan tersebut terungkap bahwa Selandia Baru tidak bisa memenuhi kebutuhan sapi bakalan karena kebijakan ekspor sapi bakalan dari negaranya sudah dihentikan. Peluang impor yang bisa dilakukan hanya untuk sapi bibit dan daging sapi.

Adapun Brasil sanggup memenuhi kebutuhan sapi bakalan, sapi bibit, dan daging sapi berapa pun jumlah yang Indonesia inginkan. Namun, itu tergantung regulasi di Indonesia. Kesanggupan sama juga dilakukan oleh Kanada. Dari hasil pertemuan tersebut, peluang bagi Indonesia untuk memasukkan sapi bakalan, sapi bibit, dan daging sapi dari luar Australia sangat terbuka. 

sumber : kompas

22.46 | Posted in , | Read More »

Blog Archive

Recently Commented

Recently Added